hari ini ada satu statement yang bolak-balik mondar-mandir di kepala saya.
sepertinya ada yang salah dengan sistem rekruitmen anggota DPR di negara ini
that’s all. saya tahu masalah ini bukan masalah yang membutuhkan jawaban sederhana.
seperti 6 – … = 2 –> jawabannya 4..
rasanya memang sangat mengesalkan melihat orang-orang itu. duduk disana. menikmati gaji puluhan juta rupiah perbulan. menikmati kemewahan. dan dimanjakan dengan uang negara.
sebenarnya kemewahan ini akan sangat dapat dilihat sebagai hal yang cukup fair. apabila para anggota DPR bekerja sesuai tugasnya.
tapi seolah kita ga bisa berbuat apa-apa. membiarkan semua terjadi. dan berteriak-teriak sekuat tenaga ketika sesuatu yang bodoh terjadi di sana, di DPR.
sometimes, saya seperti tahu perasaan orang2 yang ada di dalam lembaga itu. kacau balaunya. dan mungkin, bahkan mereka sendiri tidak bisa memperbaikinya. satu-satunya jalan adalah untuk bertahan. melawan arus mungkin sudah tidak sempat terpikirkan lagi.
satu-satunya cara adalah perbaikan sistem rekruitmen anggota DPR itu sendiri. bagaimana jadinya? entahlah.. ![]()
–
aah…saya ini ngomong apa yah. kok jadi ngelantur begini.
well..i’m still learning though… ^^